Bahasa Java adalah salah satu bahasa pemrograman yang berorientasi pada objek seperti halnya C dan C++. Java mengalami perkembangan yang sangat cepat dalam dunia Informatika dan pemrograman. Hal ini karena Java adalah bahasa yang relatif mudah (katanya..), powerfull, dan mendukung opensource yang sedang menjadi salah satu “tren” saat ini. Termasuk LIPI dan BPPT juga mengupayakan beralihnya Indonesia menuju open source. UI juga tidak ketinggalan memasyarakatkan open source software di kalangan kampus dan umum dengan POSS-UInya (jadi melenceng dan promosi :p )
Keistimewaan Java adalah :
- Berorientasi objek (Object Oriented Programming). Dengan ciri-ciri sebagai berikut [1] :
- Abstraction : menandai masing-masing objek dengan karakteristik yang unik sehingga mudah dibedakan dan dipahami.
- Encapsulation : memisahkan elemen-elemen yang menyusunnya. Dengan menyembunyikan detail dari class; memaksa user untuk menggunakan interface dalam mengakses data; membuat code lebih mudah di-maintain.
- Inheritance : sebuah objek memerlukan properti dari objek yang lain.
- Polymorphism : membuat objek menjadi modular sehingga mudah untuk dipindah/dipakai lagi.
- Open platform/portable. Dapat digunakan pada platform yang berbeda (Windows, Linux/UNIX, Solaris, Macintosh, etc) tanpa harus dilakukan perubahan. Java juga merupakan bahasa yang paling sesuai digunakan bersama XML, sehingga data menjadi portable[2].
- Java sebagai bahasa, platform dan sekaligus arsitektur. Java memiliki fleksibilitas dan portabilitas yang sangat tinggi. Java dapat berada pada smartcard, handphone, PDA, Palm, TV, embedded device, etc
- Multi-threading. Dalam program yang sama, memungkinkan untuk dilakukaan banyak thread secara independen dan kontinyu dalam sebuah eksekusi program.
- Automatic garbage collection. Fitur ini dapat membersihkan objek yang tidak terpakai dari memori.
- Secure. Java memang didisain untuk eksekusi yang aman pada jaringan. Banyak fitur-fitur C dan C++ yang dieliminasi, seperti pointer. Dan pada Java, program tidak dapat mengakses arbitrary memory.
Bahasa Java memiliki beberapa tingkatan, diantaranya Java kromo inggil, ngoko..eh nggak ding :p. Bahasa Java yang berkembang dapat dikategorikan menjadi :
- Java Micro Edition (JME). Khusus untuk aplikasi skala kecil, dan biasa digunakan untuk membuat aplikasi pada PDA atau mobile divice dan wireless lain. Contoh keluaran Sun adalah J2ME.
- Java Standart Edition (JSE). Ini yang biasa dikenal dengan bahasa Java. Banyak subset dari JSE untuk aplikasi yang berbeda-beda. Misalnya untuk networking, database, web, security, dll
- Java Enterprise Edition (JEE). Untuk aplikasi skala makro dengan kompleksitas tinggi. Aplikasi ini berbasis web.
- Java Card (JC). Untuk aplikasi khusus diimplementasikan pada Smartcard.
2 Comments
March 5, 2008 at 7:03 pm
“Bahasa Java memiliki beberapa tingkatan, diantaranya Java kromo inggil, ngoko..eh nggak ding :p.”
saya masternya Java kalo’ gitu
bole nambahin? kenapa dinamain Java?
asal usul nama Java bukan karena ditemukan di Java atopun (apalagi) ditemukan oleh orang Java. usut punya usut, Java ini merk kopi kesukaan si penemu Java programming language (penting yah…?). Sedangkan nama sang penemunya sendiri adalah Patrick Naughton dan James Gosling.
May 19, 2009 at 5:18 pm
ok thx infonya bos