
Untuk pemrograman RCM3400 dilakukan melalui Programming port pada J2 atau dapat juga sebagai alternative melalui RS-232 pada J5 (serial port C dan D).
Rangkaian LED memakai salah satu interface LCD/Keypad module yaitu LCD1:JA yang memiliki 2×13 port, walau hanya akan digunakan 2×6 port teratas. Sebenarnya dapat memakai LCD1:JB atau JC yang memiliki tepat 2×6 port (fungsi yang sama dengan 2×6 port teratas LCD1:JA), namun karena di lab hanya ada klip rainbow cable 2×8 pin, jadi ya pakai yang cukup, dan sisanya idle.
Bila menggunakan RS-232, maka perlu menghubungkan modul LCD/Keypad dengan Microprosecor 3000 yaitu melalui modul extention header J1 pada port PE6 (pin 37) danRS-232 melalui port PC0-PC3 (pin 16-19). Sedangkan bila menggunakan programming port J2, hanya perlu menghubungkan port SMODE1 dan SMODE2 (pin 25-26) pada modul extention header.
Flow control RS-232 pada port RS-232 di-inisiasikan dalam software dengan menggunakan fungsi serXflowcontrolOn yang dipanggil melalui RS232.LIB, dimana X adalah serial port (C or D). Lokasi flow control lines spesifikkan menggunakan 5 makro di bawah :
SERX_RTS_PORT—Data register for the parallel port that the RTS line is on (e.g., PCDR).
SERA_RTS_SHADOW—Shadow register for the RTS line’s parallel port (e.g., PCDRShadow).
SERA_RTS_BIT—The bit number for the RTS line.
SERA_CTS_PORT—Data register for the parallel port that the CTS line is on (e.g., PCDRShadow).
SERA_CTS_BIT—The bit number for the CTS line.
Komunikasi standart RS-232 3 kabel menggunakan serial Ports C and D diilustrasikan seperti pada contoh source code di bawah :
#define CINBUFSIZE 15
#define COUTBUFSIZE 15
#define DINBUFSIZE 15
#define DOUTBUFSIZE 15
#ifndef _232BAUD
#define _232BAUD 115200
#endif
main(){
serCopen(_232BAUD);
serDopen(_232BAUD);
serCwrFlush();
serCrdFlush();
serDwrFlush();
serDrdFlush();