Donald S. Young
William Pepper Laboratory Department of Pathology and Laboratory Medicine
Hospital of the University of Pennsylvania 3400 Spruce St.Philadelphia, PA 19104-4283
http://www.clinchem.org/cgi/reprint/37/4/488.pdf
Artikel ini menjelaskan tentang permasalah teknologi biomedik pada negara berkembang, yaitu besarnya kesenjangan infrastruktur dan fasilitas kesehatan yang dimiliki negara berkembang dengan negara maju. Diawali dari minimnya anggaran kesehatan yang dialokasikan oleh nega
ra berkembang. Dengan minimnya dana untuk kesehatan, menyebabkan hal-hal mendasar yang dibutuhkan untuk pelaksanaan perawatan tidak dapat dipenuhi. Sehingga pada negara berkembang seringkali penyakit yang sama dapat memberikan efek lebih parah daripada negara maju.
Karena itu, untuk efektifitas pendanaan pada negara berkembang sebenarnya akan lebih tepat jika dialokasikan pada tindakan preventif, seperti penyuluhan tentang hidup sehat dan penyediaan air bersih serta kesehatan yang memadai daripada digunakan untuk penanganan dan perawatan penyakit.
Selain permasalahan dana, hal lain yang berpengaruh adalah minimnya tenaga ahli yang dapat mengoperasikan dan memelihara peralatan biomedik yang cukup canggih. Tempo pengiriman reagen yang lama dan ketiadaan kulkas untuk menyimpan cukup menjadi menghambat, sehingga alat-alat yang telah ada, akhirnya tidak banyak berguna.
Yang terakhir, standar-standar Internasional yang ada hanya berorientasi untuk negara maju, dan tidak mendukung untuk implementasi pada negara berkembang.

2 Comments
September 26, 2008 at 10:00 am
tema penilitiannya jadi-nya apaan ntang,,, share dong disini… biar sekalian belajar juga.. mungkin bisa bantu hehe
December 18, 2008 at 11:42 pm
wah… nulis ttg biomedik euy! secara aku yang biomedik murtad ke telco.hehehe…..